Pondok Pesantren Hidayatullah Ternate menerima dan menyalurkan zakat, infaq, sedekah, fidyah, dan wakaf tunai Anda kepada yang berhak. Informasi lebih lanjut hubungi WA Center +62 812-4852-7607

Perkuat Kaderisasi dan Jati Diri Perjuangan, Hidayatullah Malut Gelar Daurah Marhalah Wustha se-Indonesia Timur


TERNATE, Hidayatullahmalut.or.id
– Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Maluku Utara bersama Dewan Murabbi Wilayah menyelenggarakan Daurah Marhalah Wustha se-Indonesia Timur di Kota Ternate, pada 22–25 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta meneguhkan komitmen perjuangan dakwah Hidayatullah di kawasan Indonesia Timur.

Daurah tersebut dirancang sebagai forum pembinaan dan konsolidasi kader dengan menitikberatkan pada penguatan jati diri, wawasan keislaman, pemahaman manhaj perjuangan, kepemimpinan, serta pengelolaan dakwah secara terstruktur dan berkelanjutan.

Sebanyak 28 kader dan dai mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 15 peserta dari Maluku Utara dan 13 peserta dari sejumlah wilayah lainnya, yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.

Ketua DPW Hidayatullah Maluku Utara, Ust. Nasri Buhori, M.Pd. melalui penyelenggaraan kegiatan ini menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai fondasi keberlanjutan gerakan dakwah dan penguatan kualitas sumber daya manusia organisasi.

“Melalui Daurah Marhalah Wustha, kami berkomitmen melahirkan kader yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa pemimpin, sekaligus memperkuat konsolidasi serta gerakan dakwah Hidayatullah di kawasan Indonesia Timur,” ujar Ust. Nasri Buhori, M.Pd.

Daurah Marhalah Wustha tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan wawasan keislaman, tetapi juga membentuk kader yang memiliki keteguhan iman, kedisiplinan, loyalitas perjuangan, serta kemampuan menjalankan amanah organisasi dan pembinaan umat.

“Daurah Marhalah Wustha merupakan proses strategis untuk memperkuat jati diri, manhaj perjuangan, dan komitmen kader agar memiliki keteguhan iman, kedisiplinan, serta kesiapan mengemban amanah dakwah dan kepemimpinan umat,” tegas Ketua DMW Hidayatullah Maluku Utara, H. Riyadi Poniman, SHI

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah instruktur dan pembina Hidayatullah, di antaranya Dr. KH.Nashirul Haq, Ust. Akib Junaid, Ust. Karyadi, Ust. Shaleh Usman, serta para murabbi wilayah Maluku Utara.

Sejumlah materi strategis menjadi fokus pembinaan, meliputi Jati Diri dan Visi-Misi Hidayatullah, Epistemologi, Ahlussunnah wal Jamaah, Al-Harakah Al-Jihadiyah, Al-Jama'ah, Jama'atun Minal Muslimin, Al-Wasathiyah, Mencetak Kader Haraki, serta Manajemen Halaqah.

Melalui pendekatan pembelajaran intensif, diskusi kelompok, penguatan ibadah berjamaah, talaqqi Al-Qur'an, dan evaluasi pembelajaran, peserta diarahkan untuk mengintegrasikan pemahaman konseptual dengan tanggung jawab nyata dalam kehidupan berjamaah dan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu penekanan penting dalam Daurah Marhalah Wustha adalah membangun kesadaran bahwa kaderisasi bukan sekadar proses transfer pengetahuan, melainkan pembentukan karakter, kesatuan visi, dan kesiapan mengemban amanah perjuangan dakwah.

Selain memperkuat kapasitas individu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan membangun koordinasi antar kader dari berbagai wilayah Indonesia Timur.

Melalui Daurah Marhalah Wustha, DMW-DPW Hidayatullah Maluku Utara berharap lahir kader-kader yang memiliki integritas, wawasan keislaman yang kokoh, kepemimpinan yang kuat, serta kemampuan menggerakkan pembinaan dan dakwah secara profesional.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Hidayatullah dalam membangun sistem kaderisasi yang berkesinambungan sebagai bagian dari ikhtiar melahirkan generasi pemimpin umat yang berkarakter, berilmu, dan siap mengabdi bagi kemajuan masyarakat serta pembangunan peradaban Islam.*/Admin