TERNATE, Hidayatullahmalut.or.id – Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I memberikan apresiasi kepada Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah atas kontribusinya dalam mendukung percepatan sertifikasi halal dan penguatan ekosistem industri halal di Indonesia, khususnya di Maluku Utara, (8/8/26).
Apresiasi tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Festival Halal Hidayatullah Maluku Utara yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Ternate dan kawasan Landmark Ternate. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah dan peningkatan daya saing produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui sertifikasi halal.
Festival Halal menghadirkan Ketua LPH Hidayatullah Pusat, Wakil Gubernur Maluku Utara, perwakilan Pemerintah Kota Ternate, Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara, akademisi, pelaku UMKM, organisasi mitra, serta berbagai unsur masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan industri halal di daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki komitmen kuat dalam membangun industri halal melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk penerapan Undang-Undang Jaminan Produk Halal. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat industri halal dunia.
Di tengah upaya tersebut, ia menilai kehadiran LPH Hidayatullah memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam memperluas akses sertifikasi halal bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Terima kasih kepada Hidayatullah yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Festival Halal bukan hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk mengambil peran yang sama,” ujarnya.
Wakil Gubernur juga mengapresiasi dukungan Bank Indonesia yang selama ini aktif mengembangkan ekonomi syariah melalui berbagai program pemberdayaan UMKM dan penguatan industri halal di Maluku Utara.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, LPH, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam mempercepat terwujudnya ekosistem halal yang kuat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara menjelaskan bahwa ekonomi syariah telah menjadi salah satu blueprint pembangunan ekonomi nasional. Salah satu fokus utama pengembangannya adalah industri halal yang dinilai memiliki prospek besar sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menyebut Maluku Utara memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi bagian dari rantai industri halal nasional. Beragam produk unggulan daerah, mulai dari sektor pangan, perikanan, hingga produk olahan UMKM, memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung dengan sertifikasi halal yang memadai.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari Festival Halal, Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan berencana menghadirkan booth produk halal pada setiap pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Ternate. Program tersebut diharapkan menjadi sarana promosi sekaligus memperluas akses pasar bagi produk-produk UMKM yang telah tersertifikasi halal.
Pada kesempatan yang sama, Ketua LPH Hidayatullah Pusat menjelaskan bahwa LPH Hidayatullah hadir sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mempercepat layanan sertifikasi halal bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Saat ini, LPH Hidayatullah telah memiliki 35 perwakilan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan dua perwakilan di luar negeri. Lembaga ini juga didukung oleh 82 auditor halal yang bertugas melakukan pemeriksaan dan pendampingan proses sertifikasi halal.
Hingga saat ini, LPH Hidayatullah telah berkontribusi dalam penerbitan sekitar 6.935 sertifikat halal dan menempati posisi kedua secara nasional dalam capaian layanan sertifikasi halal. Capaian tersebut menjadikan LPH Hidayatullah sebagai salah satu lembaga pemeriksa halal yang terus berkembang dan dipercaya masyarakat.
Menutup sambutannya, Wakil Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Maluku Utara. Ia berharap keberadaan LPH Hidayatullah dapat semakin memperluas jangkauan layanan sertifikasi halal sehingga semakin banyak produk lokal yang mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
“Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendukung penuh upaya percepatan sertifikasi halal. Mari kita dorong bersama agar UMKM yang hari ini belum memiliki sertifikat halal dapat segera memperoleh pendampingan dan layanan yang dibutuhkan,” tegasnya.
Melalui Festival Halal Hidayatullah Maluku Utara, diharapkan tumbuh kesadaran yang lebih luas di kalangan pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal, sekaligus memperkuat posisi Maluku Utara sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal nasional.*Admin
