Pondok Pesantren Hidayatullah Ternate menerima dan menyalurkan zakat, infaq, sedekah, fidyah, dan wakaf tunai Anda kepada yang berhak. Informasi lebih lanjut hubungi WA Center +62 812-4852-7607

Tiga Putra Togutil Kibarkan Merah Putih di Pedalaman Halmahera pada HUT RI ke-81


TIDORE KEPULAUAN, (Hidayatullahmalut.or.id)
– Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dirasakan masyarakat adat Suku Togutil di pedalaman Halmahera. Sekitar 200 warga Suku Togutil bersama masyarakat Desa Woda mengikuti upacara bendera yang digelar di kawasan Sungai Woda, Desa Woda, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Senin (17/8/2026).

Momen istimewa terjadi saat tiga putra Togutil, Edi, Dedi, dan Bohe, dipercaya menjadi pengibar bendera Merah Putih. Ketiganya sukses menjalankan tugas di hadapan ratusan peserta upacara yang terdiri dari masyarakat adat, warga lokal, aparat TNI-Polri, tokoh agama, dai pedalaman, dan relawan.

Kepala Perwakilan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Maluku Utara, Nurhadi, M.Pd., yang bertindak sebagai pembina upacara, menegaskan bahwa masyarakat pedalaman merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia.

“Jauh dari kota bukan berarti jauh dari Indonesia. Indonesia juga milik masyarakat adat Togutil yang hidup di pedalaman Halmahera,” ujarnya dalam amanat upacara.

Ia juga mengajak generasi muda Togutil untuk terus belajar dan memiliki cita-cita besar tanpa meninggalkan identitas serta kearifan lokal yang dimiliki.


Pelaksanaan upacara terselenggara melalui kolaborasi BMH Maluku Utara, Dai Pedalaman Hidayatullah, TNI, Polri, Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Pemerintah Desa Woda, pihak sekolah, tokoh agama, masyarakat lokal, masyarakat adat Togutil, dan para relawan.

Kepala Suku Togutil, Papa Sangaji, mengaku senang dapat mengikuti peringatan kemerdekaan bersama masyarakat Desa Woda, terlebih karena tiga putra Togutil mendapat kehormatan sebagai pengibar bendera Merah Putih.

Apresiasi juga disampaikan Saleh Ibrahim dari Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata. Menurutnya, upacara berlangsung tertib dan khidmat serta menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong di wilayah pedalaman.

Peringatan HUT RI di Sungai Woda menjadi simbol bahwa semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Indonesia terus hidup hingga pelosok Halmahera, dengan Merah Putih berkibar gagah di tengah masyarakat adat Suku Togutil.