Pondok Pesantren Hidayatullah Ternate menerima dan menyalurkan zakat, infaq, sedekah, fidyah, dan wakaf tunai Anda kepada yang berhak. Informasi lebih lanjut hubungi WA Center +62 812-4852-7607

Dirundung Musibah dan Masalah, Walau Tak Dirindukan – Yang Datang Justru Keberkahan


Oleh: Ust. Drs. Nasri Buhori, M.Pd

Kita semua selalu berharap agar hidup dan kehidupan diselimuti dengan kebahagiaan dan ketenteraman. Kenyataannya, hidup tak pernah selamanya berjalan lurus, damai dan lembut. 

Di sela-sela kecil hari yang tenang, seringkali datang hal yang tak terduga dan tak kita harapkan. Tertimpah musibah yang mengejutkan, terdera masalah yang menyesakkan hati, menyusul pula ujian yang terasa tak sanggup dipikul. 

Kedatangannya sungguh tak diharapkan dan dirindukan, tak pernah kita cari. Justru membuat kita bertanya-tanya, mengapa harus kitalah yang menerima dan menimpahnya.

Disini misteri dan hikmah kehidupan, bahwa dibalik duka yang terasa perih dan beban yang terasa berat, tersimpan makna yang seringkali tak terlihat saat itu juga. 

Bagai benih yang harus terkubur kelam dalam tanah yang gelap dan lembap. Sebelum ia tumbuh menjadi pohon yang rindang, musibah dan masalah itu justru seringkali menjadi secercah cahaya jalan menuju kebaikan yang jauh lebih besar dan jauh

Dibalik derita dan kesulitannya, tersembunyi keberkahan tak disangka dan tanpa batas pula

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5–6)

Musibah ataupun masalah, mengajarkan kita untuk bersabar, menguatkan hati yang rapuh, melatih ketabahan yang tak didapatkan di masa-masa nyaman.

Membersihkan hati dari sifat sombong, menyadarkan kita sebagai makhluk yang butuh pertolongan dan kasih sayang-Nya, serta  menumbuhkan diri yang merasa saling membutuhkan sesama manusia.

Dari celah musibah, membuka pintu keluar yang tak disangka-sangka. Membuka mata hati kita melihat nikmat-nikmat kecil yang selama ini kita lalaikan, seperti kesehatan, keselamatan, ataupun kehadiran orang tersayang. Yang ternyata adalah harta yang tak ternilai harganya.

-Syaikh Abdurrahman as-Sa’di, berkata: “Kesabaran menghadapi musibah akan membuka pintu jalan keluar yang tak pernah kau sangka-sangka, bahkan dari celah masalah itu sendiri.”

Seringkali, pintu kebaikan bisa jauh lebih baik serta terbuka setelah pintu yang kita harapkan tertutup. Boleh jadi sesuatu yang tak akan pernah kita temukan jika kita tak pernah melewati masa-masa sulit tersebut.

Bahkan derita yang mendera mengantar kita pada kebijaksanaan yang lebih dalam, lebih mengerti penderitaan orang lain. Membentuk jiwa yang lebih lembut dan penuh pengertian.

Musibah dan masalah datang dan hadir tak dirindukan itu, bisa menjadi hukuman bagi orang kafir. Namun bagi orang beriman, dia datang membawa keberkahan yang penuh hikmah dan pelajaran berharga bagi kehidupan. Bahkan menjadi media terhapusnnya dosa dan kesalahannya:

“Tidaklah seorang mukmin tertimpa lelah, sakit, kesusahan, kesedihan, bahkan gangguan yang menyakitkan, melainkan Allah menghapus dosa-dosanya dengan itu.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Hal yang tak dirindukan itu, ternyata membawa benih keberkahan yang akan membuahkan kedamaian dan kebahagiaan sejati, jika kita mau menyambutnya dan menerima dengan hati yang lapang dan keyakinan.

Bahwa segala sesuatu musibah dan masalah yang menimpah seorang hamba yang beriman, niscaya pasti memiliki hikmah yang indah dalam kehidupannya.

*Penulis adalah Ketua DPW Hidayatullah Malut Periode 2026-2030