Pondok Pesantren Hidayatullah Ternate menerima dan menyalurkan zakat, infaq, sedekah, fidyah, dan wakaf tunai Anda kepada yang berhak. Informasi lebih lanjut hubungi WA Center +62 812-4852-7607

Hidayatullah Malut Gelar Halaqoh Gabungan, Perkuat Dakwah dan Pembinaan Kader


TERNATE (Hidayatullahmalut.or.id)
– Departemen Perkaderan dan Dakwah DPW Hidayatullah Maluku Utara menggelar Halaqoh Gabungan perdana di kawasan Benteng Oranje, Ternate, (6/6/2026). 

Kegiatan yang dirancang menjadi agenda rutin setiap bulan pada pekan keempat tersebut mendapat sambutan antusias dari para kader Hidayatullah se-Kota Ternate.

Halaqoh gabungan ini menjadi wadah konsolidasi, pembinaan, penguatan ukhuwah, sekaligus penyatuan visi dakwah di kalangan kader. Sejak awal kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian materi dan diskusi yang menitikberatkan pada penguatan jatidiri, organisasi, integritas, serta perluasan gerakan dakwah di tengah masyarakat.

Kepala Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Maluku Utara, Ust. Dr. Laode Ilman, M.Pd menegaskan bahwa halaqoh gabungan di Benteng Oranje akan menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap akhir pekan ke empat pada bulan berjalan.

“Halaqoh gabungan ini penting untuk menyatukan mindset bahwa dakwah adalah urusan bersama. Ke depan, kami berharap tidak hanya kader Hidayatullah semata, tetapi seluruh warga masyarakat juga dapat terlibat aktif dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan kader dan warga internal Hidayatullah agar seluruhnya dapat terlibat dalam pembinaan melalui halaqoh secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ust. Nur Kholis selaku Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Hidayatullah Maluku Utara menilai bahwa momentum halaqoh gabungan menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan dakwah.

“Sudah saatnya kita lebih ekspansif dalam dakwah eksternal melalui kegiatan halaqoh seperti ini,” katanya.


Ketua DPW Hidayatullah Maluku Utara, Ust. Nasri Buhori, dalam arahannya menyampaikan bahwa seorang muslim apatah lagi sebagai kader pejuang Hidayatullah harus memiliki sejumlah “benteng” yang menjadi fondasi kehidupan dan perjuangannya.

Menurutnya, benteng pertama adalah selalu muhasabah diri dan bangun budaya iqra', baik melalui ayat-ayat qauliyah maupun kauniyah. Ia menegaskan bahwa keterampilan mendengarkan merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki setiap muslim.

“Seorang muslim adalah pribadi yang banyak mendengarkan. Keterampilan mendengarkan bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi sangat penting untuk terus diasah,” ungkapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun "benteng integritas" yang bertumpu pada ilmu, karya, semangat, dan keikhlasan. Ia juga mengajak kader untuk memperkuat "benteng kepemimpinan" serta "benteng ukhuwah" yang mencakup ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Imaniyah, dan ukhuwah Wataniyah.

Dalam kesempatan yang sama, anggota lain DMW, Ust. Nurdin mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu dengan produktif dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Ia mengajak para kader untuk meneladani para pendiri Hidayatullah sebagai pejuang Islam yang mampu memaksimalkan waktu dalam menuntut ilmu dan berkarya untuk umat.

Adapun Ust. Saleh, anggota DMW juga mengusulkan adanya kostum atau seragam khusus halaqoh sebagai identitas bersama yang dapat semakin memperkuat syiar kegiatan. Ia juga mengajak seluruh kader yang belum aktif mengikuti halaqoh agar segera bergabung dalam agenda pembinaan tersebut.

Melalui halaqoh gabungan ini, Hidayatullah Ternate bahkan Maluku Utara berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antar kader, bahkan menggandeng dengan ormas Islam dan harakah lainnya sekaligus mendorong lahirnya gerakan dakwah yang semakin luas, terorganisir, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.*/Admin