MABA-HALTIM (Hidayatullahmalut.or.id) – Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al-Abror Kota Maba sukses menyelenggarakan Ujian Hafalan Qur’an dan Hadits dengan mengusung tema “Menjalin Kedekatan dengan Qur’an Menuju Generasi Emas yang Qur’ani, Bermoral, dan Berilmu.” sabtu (23/5/2026).Kegiatan yang berlangsung selama empat jam di Aula Kantor Bupati Halmahera Timur tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas VI MI dan kelas IX SMP Al-Abror Kota Maba sebagai bagian dari evaluasi program tahfizh dan pembinaan karakter Islami yang selama ini dijalankan oleh madrasah.
Tema yang diangkat menjadi ruh utama kegiatan. Al-Abror menegaskan bahwa hafalan Al-Qur’an dan hadits bukan sekadar target akademik, melainkan sarana membangun kedekatan peserta didik dengan Al-Qur’an sehingga lahir generasi yang kuat hafalannya, mulia akhlaknya, dan luas ilmunya.
Kepala MI Al-Abror Kota Maba, Ustadz Didik Nugroho, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa ujian hafalan merupakan bagian dari ikhtiar lembaga dalam menyiapkan generasi masa depan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kita ingin anak-anak Al-Abror tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki cahaya Al-Qur’an di hati mereka. Dari kedekatan itulah lahir moral yang baik dan ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala SMP Al-Abror Kota Maba, Ustazah Sahdia Yasin, S.Pd., menjelaskan bahwa materi ujian disesuaikan dengan capaian program tahfizh pada masing-masing jenjang pendidikan.
“Siswa MI diuji hafalan Juz 30 dan 20 hadits pendek. Adapun siswa SMP menyetorkan hafalan Juz 29 dan 30 serta 40 hadits pilihan. Alhamdulillah, semangat anak-anak luar biasa dan banyak yang telah melampaui target yang ditetapkan,” jelasnya.
Pelaksanaan ujian dilakukan melalui metode
tasmik atau setoran hafalan secara langsung di hadapan tim penguji yang terdiri dari guru tahfizh dan ustadz pembina. Setiap peserta dinilai berdasarkan kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, serta adab saat membaca Al-Qur’an dan hadits.Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai jalannya kegiatan. Beberapa peserta tampak terharu setelah berhasil menyelesaikan setoran hafalan dengan lancar di hadapan para penguji dan orang tua yang hadir memberikan dukungan.
Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 88 persen peserta dinyatakan lulus dengan predikat Mumtaz dan Jayyid, menunjukkan capaian yang membanggakan dalam program tahfizh Al-Abror.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta pesan dari dewan penguji agar para siswa senantiasa menjaga hafalan, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan hadits Rasulullah SAW sebagai pedoman akhlak dan perilaku.
Melalui kegiatan ini, MI dan SMP Al-Abror Kota Maba berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam iman, serta berakhlak mulia sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.*/Admin