Pondok Pesantren Hidayatullah Ternate menerima dan menyalurkan zakat, infaq, sedekah, fidyah, dan wakaf tunai Anda kepada yang berhak. Informasi lebih lanjut hubungi WA Center +62 812-4852-7607

Bukber dan Pembinaan Guru Ponpes Al Abror Hidayatullah Maba Teguhkan Peran Pendidikan Islam


MABA (Hidayatullahmalut.or.id)
 – Keluarga besar Pondok Pesantren Al Abror Hidayatullah Maba menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pembinaan guru dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan sederhana, dengan penekanan pada penguatan komitmen pendidikan Islam di wilayah Halmahera Timur.

Agenda ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi bagi para pendidik untuk mempertegas peran dan tanggung jawab dalam membina generasi muda. 

Dalam pembinaan tersebut ditegaskan bahwa keberadaan sekolah Hidayatullah di Maba diharapkan mampu menghadirkan nuansa pendidikan yang berbeda, dengan suasana keislaman yang santun, menyejukkan, serta berorientasi pada pembentukan karakter.

Pembina yayasan, Ust. Nur Kholis, S.Pd.I, dalam arahannya menyampaikan bahwa guru Hidayatullah harus menjadi teladan hidup, tidak hanya dalam proses belajar mengajar, tetapi juga dalam ibadah dan akhlak keseharian. 

“Kita ingin menghadirkan pendidikan yang melahirkan generasi berakhlak. Itu dimulai dari guru yang menjaga shalatnya, menghidupkan tahajud, istiqamah tilawah, dan ringan tangan dalam berinfak. Karena guru bukan sekadar pengajar, tetapi penjaga ruh perjuangan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa membangun peradaban Islam tidak dapat dilepaskan dari pembinaan karakter pendidik. Menurutnya, kemegahan fasilitas tidak akan bermakna tanpa kekuatan iman dan keteladanan yang nyata.


Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren sekaligus Ketua Yayasan, Ust. Taufikurrahman, menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi sarana memperkuat soliditas dan visi bersama seluruh guru. 

“Perjuangan pendidikan adalah kerja jangka panjang. Kita mungkin tidak langsung melihat hasilnya hari ini, tetapi setiap huruf yang diajarkan dan setiap nasihat yang ditanamkan akan menjadi bagian dari bangunan peradaban,” katanya.

Ia berharap para guru tetap menjaga semangat pengabdian dan konsistensi dalam mendidik santri, meski di tengah keterbatasan. Menurutnya, dari ruang-ruang kelas sederhana di Maba, cita-cita besar membangun generasi berilmu dan berakhlak tetap dapat diwujudkan.

Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama agar seluruh tenaga pendidik senantiasa diberi kekuatan untuk istiqamah dalam mendidik, menjaga kualitas ibadah, serta terus menyalakan cahaya peradaban dari Halmahera Timur.*/Admin